7 Bacaan Pembuka Pintu Rezeki
7 BACAAN PEMBUKA PINTU REZEKI
Weyaweyo.blogspot.com - Pada dasarnya semua makhluk ciptaan Allah dijamin rezekinya oleh Allah Ar-Razzaq.
Kata Ar-Razzaq diambil dari kata Razaqa atau Rizq yang artinya rezeki. Contoh rezeki antara lain berupa pangan dan pemenuhan kebutuhan. Dalam al-Qur’an kata ar-Razzaq terdapat dalam surat az-Zariyat ayat 58 : Artinya : “Sesungguhnya Allah Dialah Maha pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” Ar-Razzaq adalah Allah yang berulang-ulang dan banyak sekali memberi rezeki kepada mahluk-Nya. Rezeki adalah segala pemberian Allah yang dapat dimanfaatkan. Setiap makhluk telah dijamin rezekinya oleh Allah SWT. Tetapi bukan berarti Allah memberikannya begitu saja. Manusia harus berusaha. Misalnya agar kebutuhannya terpenuhi, maka manusia harus bekerja. Jaminan Allah terhadap rezeki manusia, hewan dan tumbuhan berbeda-beda. Karena kebutuhan manusia sangat banyak, maka manusia dianugerahi sarana yang lebih sempurna. Manusia diberi akal, ilmu dan pikiran agar dapat memenuhi kebutuhannya. Rezeki bayi dan orang dewasa pun berbeda. Bayi hanya menunggu makanan yang siap dan menanti untuk disuapi. Sedangkan orang dewasa tidak demikian. Allah menyiapkan sarana dan manusia diperintahkan mengolahnya. Seperti firman Allah dalam surat al-Mulk ayat 15 : Artinya : “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, Maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” Karena itu Allah mengisyaratkan bahwa jaminan itu untuk semua yang bergerak. sesuai firman Allah dalam surat Hud ayat 6 : Artinya : “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” Rezeki berupa ilmu pengetahuan, tidak boleh disembunyikan. Karena ilmu akan bertambah jika diamalkan atau disebarkan. Berbeda dengan harta yang dapat berkurang karena diberikan. Ilmu memelihara manusia sedangkan harta harus dipelihara manusia.
Ihtiar itu dua cara. Usaha dan doa. Berikut ini doa atau bacaan yang dapat diamalkan agar dimudahkan dalam memperoleh rezeki selain usaha dengan bekerja:
1. Memperbanyak Membaca"Lahawla Wala Quwwata Illa billah" Barang siapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan "La hawla Wala Quwwata Illa billah." (HR. At-Tabrani)
. 2. Membaca "La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin" Barang siapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur. (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami) .
3. Melanggengkan Ber-Istighfar"Barang siapa melanggengkan beristighfar niscaya Allah SWT akan mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan rezki dari arah yang tidak diduga²." (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah) .
4. Membaca Surat Al-Ikhlas"Barangsiapa mmbaca Surat Al-Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya." (HR. At-Tabrani) .
5. Membaca Surat Al-Waqiah"Barangsiapa membaca surat Al-Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kesempitan hidup." (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al Iman) .
6. Memperbanyak Shalawat Atas Nabi "Ubay Bin Ka’ab meriwayatkan, bila telah berlalu sepertiga malam, Rasulullah Salallahu’alaihiwassalam berdiri seraya bersabda: "Wahai Manusia Berdzikirlah Mengingat Allah, berdzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan (sangkakala kiamat) pertama, kemudian diiringi tiupan kedua. Akan datang kematian dan segala kesulitan didalamnya." .
7. "Membaca Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim. Dari setiap kalimat itu seorang malaikat yang bertasbih kepada Allah Ta’ala sampai hari kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu." (HR. Al- Mustagfiri dalam Ad-Da’awat) ..
Weyaweyo.blogspot.com - Pada dasarnya semua makhluk ciptaan Allah dijamin rezekinya oleh Allah Ar-Razzaq.
![]() |
| Illustrasi Allah Ar-Razzaq |
Kata Ar-Razzaq diambil dari kata Razaqa atau Rizq yang artinya rezeki. Contoh rezeki antara lain berupa pangan dan pemenuhan kebutuhan. Dalam al-Qur’an kata ar-Razzaq terdapat dalam surat az-Zariyat ayat 58 : Artinya : “Sesungguhnya Allah Dialah Maha pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh.” Ar-Razzaq adalah Allah yang berulang-ulang dan banyak sekali memberi rezeki kepada mahluk-Nya. Rezeki adalah segala pemberian Allah yang dapat dimanfaatkan. Setiap makhluk telah dijamin rezekinya oleh Allah SWT. Tetapi bukan berarti Allah memberikannya begitu saja. Manusia harus berusaha. Misalnya agar kebutuhannya terpenuhi, maka manusia harus bekerja. Jaminan Allah terhadap rezeki manusia, hewan dan tumbuhan berbeda-beda. Karena kebutuhan manusia sangat banyak, maka manusia dianugerahi sarana yang lebih sempurna. Manusia diberi akal, ilmu dan pikiran agar dapat memenuhi kebutuhannya. Rezeki bayi dan orang dewasa pun berbeda. Bayi hanya menunggu makanan yang siap dan menanti untuk disuapi. Sedangkan orang dewasa tidak demikian. Allah menyiapkan sarana dan manusia diperintahkan mengolahnya. Seperti firman Allah dalam surat al-Mulk ayat 15 : Artinya : “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, Maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.” Karena itu Allah mengisyaratkan bahwa jaminan itu untuk semua yang bergerak. sesuai firman Allah dalam surat Hud ayat 6 : Artinya : “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” Rezeki berupa ilmu pengetahuan, tidak boleh disembunyikan. Karena ilmu akan bertambah jika diamalkan atau disebarkan. Berbeda dengan harta yang dapat berkurang karena diberikan. Ilmu memelihara manusia sedangkan harta harus dipelihara manusia.
Ihtiar itu dua cara. Usaha dan doa. Berikut ini doa atau bacaan yang dapat diamalkan agar dimudahkan dalam memperoleh rezeki selain usaha dengan bekerja:
1. Memperbanyak Membaca"Lahawla Wala Quwwata Illa billah" Barang siapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan "La hawla Wala Quwwata Illa billah." (HR. At-Tabrani)
. 2. Membaca "La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin" Barang siapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur. (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami) .
3. Melanggengkan Ber-Istighfar"Barang siapa melanggengkan beristighfar niscaya Allah SWT akan mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan rezki dari arah yang tidak diduga²." (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah) .
4. Membaca Surat Al-Ikhlas"Barangsiapa mmbaca Surat Al-Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya." (HR. At-Tabrani) .
5. Membaca Surat Al-Waqiah"Barangsiapa membaca surat Al-Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kesempitan hidup." (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al Iman) .
6. Memperbanyak Shalawat Atas Nabi "Ubay Bin Ka’ab meriwayatkan, bila telah berlalu sepertiga malam, Rasulullah Salallahu’alaihiwassalam berdiri seraya bersabda: "Wahai Manusia Berdzikirlah Mengingat Allah, berdzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan (sangkakala kiamat) pertama, kemudian diiringi tiupan kedua. Akan datang kematian dan segala kesulitan didalamnya." .
7. "Membaca Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim. Dari setiap kalimat itu seorang malaikat yang bertasbih kepada Allah Ta’ala sampai hari kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu." (HR. Al- Mustagfiri dalam Ad-Da’awat) ..

Comments
Post a Comment
Silahkan komentari dengan sopan dan sesuai tema terkait