Ahli Ibadah vs Ahli Ilmu
AHLI IBADAH VS AHLI ILMU
Weyaweyo.blogspot.com - Bisakah orang yang tidak pernah berbuat kebaikan masuk surga..? Tergantung, kepada siapa kita bertanya.. .
Dalam sebuah hadits yang cukup panjang, diceritakanlah sebuah kisah.. tentang seorang yang telah membunuh 99 orang, tetapi ia hendak bertaubat, lalu datanglah ia kepada seorang rahib "Ahli Ibadah" dan bertanya: “Aku telah membunuh sembilan puluh sembilan orang manusia, adakah taubatku masih diterima?”
Ahli ibadah itu menjawab: "TIDAK..!!!" Akhirnya dibunuhlah sang rahib itu, hingga genaplah ia telah membunuh 100 orang..
Kemudian ia mencari rahib lagi dan bertemulah dengan seorang "Ahli Ilmu" lalu bertanya: “Aku telah membunuh seratus orang manusia. Adakah taubatku masih diterima?” Orang alim tersebut menjawab: “Ya..!! Siapakah yang dapat menghalangi seseorang dari bertaubat?” Kemudian sang ahli ilmu itu menunjukkan sebuah tempat agar pembunuh itu pergi kesana.. Tetapi sayangnya, ditengah perjalanan, ia meninggal.. Lalu turunlah malaikat Rahmat dan Malaikat Azab saling berebut untuk membawanya..
Malaikat Rahmat berkata: “Dia wafat dalam keadaan hendak bertaubat kepada Allah.” Malaikat Azab berkata: “Benar, namun dia tidak pernah melakukan kebaikan.” Lalu Allah memberi keputusan kepada para malaikat untuk mengukur jarak mayat orang itu, apakah lebih dekat dari tempat asalnya atau lebih dekat ketempat yang ditujunya.. Ternyata setelah diukur, orang itu lebih dekat dengan tempat yang ditujunya "Satu Jengkal" Akhirnya, taubat orang itu diterima dan dosa2 orang itu diampuni.. ia dibawa oleh malaikat Rahmat.. .
Begitulah.. jika kita bertanya dengan orang yang berilmu, kita akan mendapat banyak pelajaran dan bimbingan.. Jangan sesekali mem-vonis manusia "Sesat, bodoh, tolol, dungu..".. tetapi rangkullah.. ajarilah.. karena orang berilmu itu selalu mengajak seseorang dari kegelapan menuju cahaya..
Weyaweyo.blogspot.com - Bisakah orang yang tidak pernah berbuat kebaikan masuk surga..? Tergantung, kepada siapa kita bertanya.. .
![]() |
| Buku gudang ilmu |
Dalam sebuah hadits yang cukup panjang, diceritakanlah sebuah kisah.. tentang seorang yang telah membunuh 99 orang, tetapi ia hendak bertaubat, lalu datanglah ia kepada seorang rahib "Ahli Ibadah" dan bertanya: “Aku telah membunuh sembilan puluh sembilan orang manusia, adakah taubatku masih diterima?”
Ahli ibadah itu menjawab: "TIDAK..!!!" Akhirnya dibunuhlah sang rahib itu, hingga genaplah ia telah membunuh 100 orang..
Kemudian ia mencari rahib lagi dan bertemulah dengan seorang "Ahli Ilmu" lalu bertanya: “Aku telah membunuh seratus orang manusia. Adakah taubatku masih diterima?” Orang alim tersebut menjawab: “Ya..!! Siapakah yang dapat menghalangi seseorang dari bertaubat?” Kemudian sang ahli ilmu itu menunjukkan sebuah tempat agar pembunuh itu pergi kesana.. Tetapi sayangnya, ditengah perjalanan, ia meninggal.. Lalu turunlah malaikat Rahmat dan Malaikat Azab saling berebut untuk membawanya..
Malaikat Rahmat berkata: “Dia wafat dalam keadaan hendak bertaubat kepada Allah.” Malaikat Azab berkata: “Benar, namun dia tidak pernah melakukan kebaikan.” Lalu Allah memberi keputusan kepada para malaikat untuk mengukur jarak mayat orang itu, apakah lebih dekat dari tempat asalnya atau lebih dekat ketempat yang ditujunya.. Ternyata setelah diukur, orang itu lebih dekat dengan tempat yang ditujunya "Satu Jengkal" Akhirnya, taubat orang itu diterima dan dosa2 orang itu diampuni.. ia dibawa oleh malaikat Rahmat.. .
Begitulah.. jika kita bertanya dengan orang yang berilmu, kita akan mendapat banyak pelajaran dan bimbingan.. Jangan sesekali mem-vonis manusia "Sesat, bodoh, tolol, dungu..".. tetapi rangkullah.. ajarilah.. karena orang berilmu itu selalu mengajak seseorang dari kegelapan menuju cahaya..

Comments
Post a Comment
Silahkan komentari dengan sopan dan sesuai tema terkait