Ciplukan Tanaman Liar Berkhasiat Obat Hebat | Weyaweyo Blog 2018

Ciplukan tanaman liar berkhasiat obat hebat

Ciplukan tanaman liar berkhasiat obat hebat
Physalis Angulata L


Tuhan menciptakan segala sesuatu itu dengan segala manfaatnya,termasuk tumbuh-tumbuhan. Diantara manfaat tumbuhan yang bisa digunakan adalah sebagai bahan obat. Salahsatu tumbuhan yang bisa dimanfaatkan sebagai obat adalah tumbuhan bernama Ciplukan. Ciplukan, di daerah Jawa Barat dikenal dengan nama cecenet.  Tumbuhan ciplukan ini bisa dijadikan obat berbagai penyakit. Semua bagian dari tumbuhan ini,mulai dari akar,batang,daun dan buahnya bisa diolah menjadi obat herbal yang aman tanpa zat berbahaya terhadap tubuh manusia. Selain bisa dimanfaatkan sebagai tanaman obat,seperti halnya Bahan-bahan alami ini,ciplukan juga bisa diolah sebagai sayuran untuk dimakan bersama dengan bahan-bahan lain. Sebagai tanaman herbal, ciplukan memiliki khasiat obat yang sangat manjur. Berbagai penyakit bisa disembuhkan dengan herbal ciplukan ini. Diantaranya adalah penyakit,paru-paru,darah tinggi,diabetes dan kanker.

Deskripsi Tanaman Ciplukan

 Tanaman ciplukan adalah tanaman semak tahunan yang sering kita jumpai berada disekitar kita. Tanaman ciplukan ini biasanya tumbuh liar pada daerah tepi hutan, pekarangan rumah, persawahan, ladang, tepi jalan, dan tempat lainnya.

Weyaweyo.blogspot.com
Buah ciplukan masih hijau


Nama latin tanaman ciplukan adalah Physalis Angulata L. Sedangkan dalam bahasa Inggris nama lain tanaman ciplukan ini ialah Morel berry, Angular Winter Cherry, Balloon Cherry, Cutleaf Groundcherry, Gooseberry, Hogweed, Wild Tomato, dan Camapu.

Baca juga : Cuka sari apel untuk sinus

Menurut sejarah asal usul tanaman ciplukan ini berasal dari Amerika Tropis. Persebaran tanaman Ociplukan ini seluruh wilayah tropis, subtropis dan daerah yang beriklim hangat yang ada di dunia.

Ciri-ciri fisik tanaman ciplukan ini adalah memiliki ukuran tanaman yang tergolong kecil, memiliki daun yang ukurannya kecil dan buah yang berbentuk bulat berwarna hijau kekuningan.

Weyaweyo.blogspot.com
Buah ciplukan


Fungsi dan kegunaan tanaman ciplukan ini bagi sebagian masyarakat di Indonesia di anggap sebagai tanaman liar. Sedangkan pada masyarakat yang ada di dunia tanaman ciplukan ini sudah dijadikan sebagai komonditas tanaman buah terbukti di negara seperti Jepang, Inggris dan negara lainnya tanaman ini sudah dijual di beberapa supermarket dan harganya pun cukup mahal.

 Nama Daerah Tanaman

Ciplukan Jawa : Ciplukan
Sunda : Cecendet
Madura : Nyurnyuran
Bali : Kopok-kopokan
 Minahasa : Leletokan

 Klasifikasi Tanaman Ciplukan

 Kingdom: Plantae
Subkingdom: Tracheobionta
 Superdivisi: Spermatophyta
Divisi: Magnoliophyta
 Kelas: Magnoliopsida
Subkelas: Asteridae
Ordo: Solanales
Famili: Solanaceae
Genus: Physalis
Spesies: Physalis angulata L. 

Anatomi dan Morfologi Tanaman Ciplukan

 Tanaman ciplukan merupakan salah satu jenis tanaman dari keluarga tanaman terong-terongan (Solanaceae). Tanaman ciplukan ini termasuk tanaman semak tahunan dengan ukuran tananaman dapat mencapai sekitar 1 m. Batang tanaman ciplukan berusuk, bersegi tajam, tidak berkayu berongga, dan percabangan banyak. Daun tanaman ciplukan ini tunggal, bertangkai, pada bagian bawah daun tanaman ciplukan tersebar, di atas berpasangan. Helaian daun tanaman ciplukan berbentuk bulat lonjong seperti telur memanjang lanset dengan ujung daun tanaman ciplukan runcing, ujung tidak sama, Tepi daun tanaman ciplukan tidak rata. Daun tanaman ciplukan ini berukuran 5-15 x 2,5-10,5 cm. Bunga tanaman ciplukan tunggal dengan ujung atau ketiak daun simetri banyak. Tangkai bunga tanaman ciplukan tegak dengan ujung yang mengangguk, langsing, lembayung, 8-23 mm, tumbuh sampai 3 cm. Kelopak bunga tanaman ciplukan ini berbentuk genta, 5 cuping runcing, berbagi, hijau dengan rusuk yang lembayung. Mahkota bunga tanaman ciplukan berbentuk lonceng lebar, dengan ukuran tinggi 6-10 mm, berwarna kuning terang dengan noda-noda coklat atau kuning coklat, di bawah tiap noda terdapat kelompokan rambut-rambut pendek yang berbentuk V. Tangkai benang sari tanaman ciplukan berwarna kuning pucat. Kepala sari tanaman ciplukan seluruhnya berwarna biru muda. Putik bunga tanaman ciplukan ini gundul, kepala putik berbentuk tombol, bakal buah 2 daun buah, terdapat banyak calon biji. Buah tanaman ciplukan berbentuk bulat telur, dengan ukuran panjang sampai 14 mm, berwarna hijau sampai kuning jika masak, berurat lembayung, memiliki kelopak buah. Biji tanaman ciplukan berwarna coklat kehitaman berukuran kecil. Budidaya tanaman ciplukan ini berkembangbiaknya menggunakan biji. Perkecambahan biasanya cepat dan bebas. di pengaruhu fluktuasi suhu harian yang mana membantu perkecambahan dengan suhu siang hari dari 30 ° c sampai ke 21 ° c di malam hari. Habitat tanaman ciplukan ini pada tanah yang mempunyai unsur hara dan nitrat yang tinggi tempat yang terbuka dengan banyak sinar matahari dengan syarat hidup dari 1-1550 m dari permukaan air laut.

 Bagian Tanaman Ciplukan Yang Digunakan Seluruh bagian tanaman

 Kandungan Tanaman Ciplukan ;

 Tanaman ciplukan mengandung saponin, flavonoid, polifenol, dan fisalin.

 Manfaat dan Khasiat Tanaman Ciplukan Untuk Kesehatan ;

Tanaman ciplukan untuk obat diuretik. Tanaman ciplukan sebagai obat untuk mengobati infertilitas atau kemandulan pada pasangan suami istri, dan memperlancar proses kelahiran. Tanaman ciplukan berguna untuk obat ekspetoran, asma. Tanaman ciplukan digunakan untuk menyembuhkan penyakit kulit seperti gatal-gatal, cacar, bisul, luka. Tanaman ciplukan bermanfaat sebagai obat sakit perut seperti diare, kolik, muntah-muntah, dan ganguan pencernaan. Tanaman ciplukan berkhasiat untuk obat sakit demam Tanaman ciplukan sebagai obat untuk penyakit kelamin gonore. Tanaman ciplukan untuk menyembuhkan sakit rematik, linu, dan untuk meringankan kekakuan otot dan nyeri. Tanaman ciplukan berguna sebagai obat sakit diabetes. Tanaman ciplukan digunakan untuk menyembuhkan penyakit malaria Tanaman ciplukan cegah kanker payudara karena tanaman ciplukan ini bersifat antikanker. Tanaman ciplukan untuk menyembuhkan sakit hepatitis.

Di Jawa juga diketahui adanya jenis Physalis minima yang mirip bentuknya. Beberapa perbedaannya dengan jenis di atas ialah, P. minima berambut panjang pada bagian-bagian batang dan daun yang berwarna hijau (angulata: berambut pendek atau gundul); tanda V di bawah noda di leher mahkota tidak jelas (angulata: ada kelompok rambut pendek dan rapat membentuk tanda V yang jelas); dan kepala sari berwarna kuning dengan sedikit warna biru. Ceplukan badak Physalis peruviana dibudidayakan orang di Amerika
Selatan, Australia dan Selandia Baru. Buahnya sebagian diekspor ke Eropa.

Weyaweyo.blogspot.com
Physalis Minima


Comments

  1. jadi inget masa kecil. Jaman dulu sering lho berburu cimplukan di pekarangan dan sekitar sawah. Sekarang malah susah dijumpai. :(

    ReplyDelete
  2. Iya gan, saya kemarin gk sengaja nemu tp yg physalis minima

    ReplyDelete
  3. sangat bermanfaat gan.
    tapi sayangnya udah jarang tanaman ciplukannya

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan komentari dengan sopan dan sesuai tema terkait

Popular posts from this blog

Cara Membuat Pot Bunga Dari Handuk Bekas 2018

Lirik Lagu Boulevard - Dan Byrd Dan Terjemahannya|Weyaweyo 2018

Teresa Teng - Selamat Jalan Kekasih - Lirik Lagu Goodbye My Love versi Indonesia